Well, sekarang semuanya serba ekspresif dan media pun menyediakan sarananya. Penulis memiliki akun di media sosial, dan sering memantau perkembangan teman teman melalui status, notes atau apapun yang di post baik di wall pribadi nya atau bukan. Namun, belakangan update status menjadi hal yang harus saya pikir pikir terlebih dahulu sebelum mempostingnya. Ada beberapa alasan saya, Yang pertama, status bisa menggambarkan karakter seseorang di kehidupan pribadi. Yang senang eksis, yang riya, yang mengajak ke kebaikan, yang sering berdo'a di wall, yang sering galau, yang membuat orang berpikir serius, yang kocak dan yang lainnya. Bukankah sangat gampang bagi seseorang untuk mengetahui seperti apa kepribadian dan mematai matai untuk kepentingan pribadi nya tanpa harus bersusah payah. Ada yang mengatakan, dunia maya jangan di seriusin, hehehe...Ini adalah benar namun kehidupan dunia maya sepertinya begitu sibuk dibandingkan dunia nyata :D Yang kedua, begitu mudahnya teknol...
Life is temporary and I just need to find my way back home