Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Kritik Mengkritik, Kebiasaan atau Kesenangan?

Jujur sebenarnya saya paling malas melihat social media akhir akhir ini. Sepertinya terdapat dua kubu besar antara yang pro pemerintah dan yang kontra pemerintah. Awal awal saya juga sangat menyenangi aktivitas ini. Seperti merasa sudah melakukan sesuatu atau berguna sampai saya membaca sebuah buku "Satanic Finance" dimana setan bertugas mengadu domba antara manusia, membuat permusuhan dan memancing kerusuhan. Saya terdiam. Jangan jangan selama ini saya sudah memuluskan langkah langkah setan. Nay! Balik lagi ke kondisi pemerintahan. Ada kebijakan yang tidak memihak rakyat kecil langsung protes, tulis status besar besar di social media dengan sindiran kalau perlu cacian. Pemerintah buat kebijakan pro rakyat, sanjung sebesar besarnya kalau perlu puji setinggi langit dan bintang. Luar biasa (aneh). Yang saya pikirkan adalah betapa pengguna social media kadang kadang sudah menjadi keyboard warrior. Dalam pandangan saya, hidup ini menyeimbangkan dan seimbang itu sehat. Te...

Malam

Kenapa malam selalu menyapa Untuk menunggu pagi yang menyiksa Karena hanya mimpi yang sementara Tanpa terwujud menjadi realita Bayangan yang muncul hanya fana Namun cukup membawa bahagia 12 Desember 2014 Di rumah bersama keluarga tersayang

Minyak Kemenyan

Apakah anda mengenal minyak kemenyan dan mengasosiasikannya dengan dukun :D? Hehehe, tidak sepenuhnya salah siy tapi minyak kemenyan ini dipercayai berkaitan erat dengan dunia perdukunan. Namun jangan salah, minyak kemenyan ini juga berfungsi menurunkan panas, menguatkan akar rambut dan membuatnya hitam lebat dan untuk saya sangat efektif mengurangi alergi saya terhadap debu dan cuaca dingin. Sebenarnya saya sudah yakin alergi saya tidak akan sembuh dan akan ada masa masanya saya harus bersin lebih dari lima kali, susah bernafas dan ingus yang seakan meluncur seperti bola salju,cepat dan tiada henti, hehehe. Namun setelah penggunaan beberpa kali, alergi nya berkurang drastis. Memang minyak kemenyan ini top markotop dan sayang rasanya warisan endatu ini tidak dikemas dengan menarik, dipasarkan secara nasional maupun global. Alasannya saya bete juga melihat produk produk luar terutama obat obatan sangat dipercaya oleh konsumen lokal dan mau membeli nya dengan harga selangit. Padah...

Akhirnya Siaran!

Rasanya begitu bahagia setelah sekian lama tidak melihat mixer :)). Perasaan bahagia dan terharu setelah hampir lima tahun meninggalkan dunia siaran kemudian diminta jadi narasumber sebuah acara, rasanya seperti nostalgia indah. Kebahagiaan juga bertambah ketika respon pendengar melalui pesan singkat juga lumayan bagus.  Saya kok jadi berharap bisa siaran lagi, tidak di Indonesia tapi mungkin di luar Indonesia. Wah, semoga saja segera terkabul. Aamiin :)

BBM Naik!

Dalam seminggu ke depan sepertinya bbm naik akan jadi topik yang paling sering dibicarakan, mulai dari media seperti televisi ataupun media sosial seperti Facebook, Twitter, Path ataupun lainnya. Komentar nya juga sangat beragam. Yang menyetujui kebijakan pemerintah akan menjelaskan alasan kenapa BBM harus naik, bahwa pemerintah menyediakan kompensasi bagi rakyat miskin dan yang kontra juga juga tidak mau kalah mengeluarkan argumen, menyatakan kebijakan ini tidak populis, pro rakyat. Saya? Saya di posisi rakyat yang engga mengerti kenapa harga minyak mentah dunia turun kok BBM naik, yang kecewa dengan efek dari naiknya harga BBM ini. Dampak yang hampir dirasakan semua rakyat yang setiap hari harus makan nasi, berangkat kerja menggunakan angkot, motor atau transportasi yang harganya pasti akan menyesuaikan, dengan kata lain naik! Sejujurnya saya sudah bosan dengan pertengkaran di media massa terutama televisi, seketika semua orang menjadi yang paling tau mengenai BBM ini. Kenapa ...

Mari Makan...?

Ada beberapa neh jenis makanan yang seru, mungkin pernah ngalamin : Makan Gaji Buta : ambil sejumput kemalasan, secangkir bolos kerja, kocok sampai pulang cepat, jangan ambil kerjaannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan. Makan Waktu : jagung rebus yang dimakan butir demi butir pakai      tangan. Makan Teman : dua sendok iri hati, di tua ng dalam wajan pengkhianatan, ditumis dengan perebutan kepentingan yang sudah di buang lapisan kepercayaannya.   Makan Ati : kegeraman yang sudah dipenuhi rasa kesal, ditumbuk sambil membatin, di ambil sarinya dan di aduk dalam kegemasan memuncak.   Makan Rezeki Orang : jenis makanan yang merupakan kegemaran para calo tenaga kerja.   Makan Uang Suap : seraut muka yang tebal di rendam dalam perasan kerakusan, di hidangkan panas panas dengan ditaburi komisi parut, kadangkala dinikmati bersamaan dengan birokrasi yang kental. Makan Uang Haram : hampir sama bahannya dengan makan uang suap, ta...

Antara Sinetron Indonesia dan Film Korea

Mencoba jujur, sebenarnya sebagai penikmat film aku merasa kecewa dan bahkan hampir mendekati enek melihat tontonan di Indonesia khususnya sinetron. Belum lagi jadwal yang full senin sampai jum'at dan di putar di prime time. Sinetron indonesia hampir rata2 punya ide cerita yang sama, ending yang mudah ditebak, karakter pemain yang kurang atau bahka n tidak kuat dan mempesona. Pengalaman tadi malam, rencana mau menikmati film Four Brothers,  harus nunggu sampai jam setengah sebelas gara2 Putri yang tertukar, lanjut dengan Kemilau Cinta Kamila 2 *pukul2 kepala ndiri*...Dan, karena tidak tahan, mending baca buku or ambil laptop dan mulai berselancar sampai ketiduran. Mengapa dunia hiburan indonesia seperti kehilangan ide untuk menggali ide2 cerita yang lebih menarik dan memberikan suatu makna kepada penontonnya. Bukankah mereka memiliki sedikit tanggung jawab. Tidak mengertikah mereka berapa besar peran televisi untuk mempengaruhi sesuatu atau seseorang. Kalau meli...

Langit Merah

Hampir sebulan saya melihat langit berwarna merah terutama setelah magrib sampai sekitar jam 10 malam. Ada apakah? Saya bercerita dengan ibu saya dan jawaban dari ibu saya membuat saya tercenung. Ibu melihat hal yang sama seminggu sebelum kejadian tsunami dan gempa di tahun 2014. Saya kok jadi ingat beberapa minggu setelah kejadian tsunami dan gempa beberapa tahun silam saya mendengar kabar kabur dari seseorang yang bermimpi bahwa setelah kejadian dahsyat ini akan ada lagi kejadian yang lebih dahsyat menimpa daerah kami. Informasi ini begitu cepat menyebar diantara masyarakat. Walaupun informasi ini seakan kurang meyakinkan dan kurang akurat, saya kok jadi mengingat nya selalu terutama beberapa minggu ini. Apalagi ditambah dengan warna langit yang begitu merah, seakan akan menyampaikan pesan yang tersirat kepada manusia Hal ini diperparah dengan kondisi cuaca yang sebentar bentar berubah, dari hujan ke panas atau sebaliknya serta petir yang menyertai ketika hujan turun d...

Ketika Saya Melihat Capung

Pernah melihat capung? Sering? Itu pertanda bagus. Saya selalu berharap melihat capung di setiap kesempatan, pada saat saya jalan, saat saya menyiram tanaman di rumah, saat saya nongkrong bersama teman teman atau di kesempatan lainnya. Dan kalau saya melihat capung, saya usahakan untuk melihatnya lama lama karena suatu hal. Saya tidak ingat di majalah apa tapi pernah ada ulasan singkat ketika manusia berjumpa dengan hewan hewan tertentu memiliki makna tersendiri. Salah satu yang paling aku ingat adalah tentang capung. Menurut kepercayaan suatu negara (lupa apa Skotlandia atau negara apa, hehehe :D) ketika seseorang melihat capung artinya keuntungan yang bersifat materi akan segera tiba. Segera setelah membaca, saya langsung mencari capung dan ketika melihat mereka apalagi ketika sedang berkerumun banyak, saya sangat betah melihatnya lama lama :D untuk alasan semoga rezeki yang banyak akan segera datang ke pangkuan saya. Jadi jangan remehkan ketika ada hewan hewan melintas at...

Mengupdate status di socmed itu...?

Well, sekarang semuanya serba ekspresif dan media pun menyediakan sarananya. Penulis memiliki akun di media sosial, dan sering memantau perkembangan teman teman melalui status, notes atau apapun yang di post baik di wall pribadi nya atau bukan. Namun, belakangan update status menjadi hal yang harus saya pikir pikir terlebih dahulu sebelum mempostingnya. Ada beberapa alasan saya, Yang pertama, status bisa menggambarkan karakter seseorang di kehidupan pribadi. Yang senang eksis, yang riya, yang mengajak ke kebaikan, yang sering berdo'a di wall, yang sering galau, yang membuat orang berpikir serius, yang kocak dan yang  lainnya. Bukankah sangat gampang bagi seseorang untuk mengetahui seperti apa kepribadian dan mematai matai untuk kepentingan pribadi nya tanpa harus bersusah payah.  Ada yang mengatakan, dunia maya jangan di seriusin, hehehe...Ini adalah benar namun kehidupan dunia maya sepertinya begitu sibuk dibandingkan dunia nyata :D Yang kedua, begitu mudahnya teknol...

Sehat Yang Murah

Mimpi looo?! Mana ada yang murah sekarang. Tenang, tenang.. Ane mencoba menggambarkan resep dari emak ane yang sudah setengah abad ini berhasil dan jarang pergi ke dokter. Sejujurnya ane paling malas ke dokter karena "nyumbang" duit yang ga sedikit buat mereka belum lagi tebus obatnya yang ratusan ribu rupiah. Padahal kalau mau googling aja atau percaya resep resep endatu kita, ga perlu sampai keluar duit ratusan ribu, jutaan atau ratusan juta rupiah. Sebenarnya resep untuk sehat yang murah itu gampang. Bisa dilihat dari gaya hidup kakek nenek kita dulu yang berumur panjang dan tidak jawai (bahasa aceh untuk pikun). Berdasarkan pengalaman, pengamatan dan hasil membaca, ane merangkumnya ke dalam empat cara yaitu :   1) Melakukan banyak ibadah       Loh, koq bisa. Resep ini ane dapetin dari nek tu (mamaknya kakek ane) yang di usia 90-an masih lancar baca Al-Qur'an tanpa alat bantu. Ane yang jauh lebih muda dari beliau aja baca Al-Qur'an versi mini udah...