Skip to main content

BBM Naik!

Dalam seminggu ke depan sepertinya bbm naik akan jadi topik yang paling sering dibicarakan, mulai dari media seperti televisi ataupun media sosial seperti Facebook, Twitter, Path ataupun lainnya. Komentar nya juga sangat beragam. Yang menyetujui kebijakan pemerintah akan menjelaskan alasan kenapa BBM harus naik, bahwa pemerintah menyediakan kompensasi bagi rakyat miskin dan yang kontra juga juga tidak mau kalah mengeluarkan argumen, menyatakan kebijakan ini tidak populis, pro rakyat. Saya? Saya di posisi rakyat yang engga mengerti kenapa harga minyak mentah dunia turun kok BBM naik, yang kecewa dengan efek dari naiknya harga BBM ini. Dampak yang hampir dirasakan semua rakyat yang setiap hari harus makan nasi, berangkat kerja menggunakan angkot, motor atau transportasi yang harganya pasti akan menyesuaikan, dengan kata lain naik!

Sejujurnya saya sudah bosan dengan pertengkaran di media massa terutama televisi, seketika semua orang menjadi yang paling tau mengenai BBM ini. Kenapa tidak mencari solusi saja. Mulai berkebun misalnya. Bagi bibit bibit gratis agar orang orang yang tidak mampu bisa menanam sendiri bahan makanan yang diperlukan. Tidak punya tanah, saatnya perangkat desa mengambil tindakan. Cari lahan kosong yang bisa ditanami warga secara bersama sama atau bila di lahan modern, tanam di atap ataupun tempat yang lain. Saya berpikir masa masa sulit seperti ini adalah masa dimana manusia sebaiknya mulai berpikir selain dirinya sendiri, mulai membantu orang lain, mulai berbelas kasih dan mulai kembali ke alam. Semoga dengan begitu, kenaikan BBM tidak begitu berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Aamiin.

Comments