Baru beberapa hari yang lalu kisah yang akan saya ceritakan ini terjadi dan karena amat menyentuh hati dan juga sesuai yang dengan saya pikirkan makanya ingin saya buat menjadi sebuah tulisan. Hari itu saya masih ingat bagaimana dinginnya udara diluar, hujan dengan suhu kisaran 4 derajat celcius yang membuat orang orang mengenakan mantel ataupun jaket tebal lengkap dengan syal yang melilit leher, sarung tangan juga boots bulu bulu. Saya, saya sedang menikmati teh beserta sepotong cake enak di sebuah cafe, menikmati nikmatnya penganan Barat dan hangatnya suasana cafe. Namun tiba tiba saja seorang homeless masuk dengan seseorang yang karena jaraknya cukup dekat saya bisa memahami pembicaraan mereka. Sepertinya seseorang ingin membelikan sesuatu namun yang membuat hati saya meleleh cair seperti teh yang saya pesan adalah respon homeless tersebut yang hanya menginginkan secangkir teh walaupun orang yang membayar nya ingin membelikan lebih. Ingin rasanya saya ingin memeluk bapak ters...
Life is temporary and I just need to find my way back home