Skip to main content

BALI

Courtesy of art-export.com
Bali, ya Bali...Salah satu provinsi Indonesia yang mendunia dan kadang kadang lebih terkenal dibandingkan dengan negara Indonesia sendiri. Hiks...Saya kadang suka jengkel ketika bertemu untuk pertama kali dengan orang asing (bule), berbasa basi menanyakan nama juga berasal dari negara apa dan ketika saya menjawab datang dari negara tropis dengan ribuan pulau yang menawarkan keindahan eksotis dan citarasa kuliner yang menggoyang lidah juga orang orang nya yang ramah dan politisi nya yang keseringan menimbulkan ide ide cemerlang di kepala saya untuk menyiksa mereka; Indonesia, respon mereka pasti memuji Bali sebagai tempat wisata yang indah dan menyenangkan. Beuh! Gondoknya ga terkira...

Langsung saja saya ceramahin kalau Indonesia itu bukan Bali ya, Bali itu bagian dari Indonesia dan asal anda tau, kami (Indonesia) punya banyak objek wisata yang tidak kalah dengan Bali, seperti Raja Ampat, Belitong, Lombok, Sabang, Bunaken, Derawan dan ribuan pulau yang tidak bisa saya sebutkan satu satu (karena harus googling dulu :D).

Well, maaf beribu maaf bukannya saya tidak suka Bali, bahkan pergi traveling ke sana saja belum pernah jadi belum tau bisa menyukai atau tidak, tapi Bali hanya sedikit pesona dari negara yang bernama Indonesia. Saya sedikit kecewa saja dan hal ini berlanjut ketika ada undangan makan makan dan perkenalan, begitu teman bule menanyakan Bali, langsung diserobot jawabannya oleh teman saya yang mengerti air wajah saya yang menyiratkan kekesalan bahwa Indonesia itu bukan Bali, Indonesia itu luassss sodara sodara. Hahahaha... Artinya saya sudah melakukan promosi untuk negara saya.

Selain pulau pulau lain yang belum menjadi destinasi favorit para turis, ternyata kuliner Indonesia pun kalah pamor dengan tetangga sebelah yaitu Thailand dan Vietnam. Asem tenan! Untungnya di awal awal kuliah masih sering ada undangan makan bersama, mulai lah chef amatir ini memperkenalkan Rendang, Sambal Goreng Hati, Ayam Asam Manis juga Perkedel (yang terakhir ini adaptasi masakan Belanda, hahaha) dan teman teman suka. Terima kasih tak terkira kepada bumbu instan merek B***** dan sebangsanya.
Di negara ini, masakan Indonesia masih belum menjadi daya tarik bagi penduduk asli tidak seperti kebab yang menjamur dimana mana. Kalau kata teman saya negara kincir angin yang lebih menyukai selera khas Indonesia. Wah, apa saya harus jadi Chef :p?

Namun, berkat FBF (Frankfurt Book Fair) 2015, seperti nya Indonesia mulai menunjukan taringnya di Jerman,dan sebaiknya juga diasah agar bisa "menggigit" bule bule untuk menyukai Indonesia kemudian berlibur, menghabiskan uangnya sehingga mendatangkan rezeki baik untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia. Jangan kita terus yang melancong ke negara Eropa dan menguras rupiah yang lumayan banyak, huhuhu. Tentu saja setiap penduduk ikut berperan, walaupun kelihatan kecil bila dilakukan terus menerus akan memberikan dampak yang lumayan. Contohnya saya yang selalu mendeskripsikan Indonesia sebagai negara dengan sejuta pengalaman indah, menyebutkan pulau pulau selain Bali kepada teman teman saya, walaupun kecil memang perannya namun tidak ada salahnya dicoba.

Walaupun ketika berada di FBF, ada seorang ibu dengan antusias membeli buku yang berjudul "BALI". #Helanafaspanjang


Ternyata yang namanya berjuang, untuk apapun itu tidak mudah :)

Hof, 29 Desember 2015



Comments

Popular posts from this blog

Orang orang yang saya temui

Beberapa bulan tinggal di belahan dunia yang lain, memungkinkan saya bertemu dengan orang orang baru yang sebelumnya tidak saya kenal. Ada beberapa yang menarik contohnya ketika saya jalan jalan ke pusat kotanya Bratislava (saya cinta kota ini, orang orang yang saya temui ramah), saya ditegur oleh seorang biarawati dengan sangat ramah dan bertanya saya dari mana. Setelah mengetahui saya dari Indonesia, beliau pun mengatakan mereka memiliki biarawati (sisters) di Indonesia tepatnya di sekitaran Papua dan NTT. Saya katakan saya berasal dari Aceh dan anda harus mengunjungi Indonesia. “Sangat indah” puji saya. Kemudian beliau dan teman temannya memberi informasi lokasi apa saja yang bisa dikunjungi karena ini kota kecil jadi tempat yang menarik pun bisa dijangkau dengan berjalan kaki.   Di lain waktu, saya disapa “Hallo” oleh seorang anak laki laki yang saya takar umurnya 16 tahunan. Sapaan itu begitu keras hingga membuat saya terkejut sekaligus tersenyum. Di kota saya sendi...

BEBEK BEBEK PERKASA

Begini bahagianya kalau rumah kos dekat sungai, pulang dari kampus atau habis belanja kaki ini disempat sempatkan untuk melihat air sungai yang cukup bersih bersama dengan burung burung yang terkadang senang berjalan jalan disisian sungai atau bebek bebek perkasa yang dengan antengnya berjalan jalan di atas sungai sambil mengibas ngibaskan bulunya. Beuh! Liatnya bikin gondok teman! Kalau dibilang tersungging sama bebek siy engga ya, cuma daya tahan bulunya itu loh dengan air yang udah pasti super duper dingin eh terus malah enak enakan berendam. Situ nyinggung harga diri saya sebagai makhluk yang ga begitu tahan dengan udara atau cuaca dingin. Wong pernah mandi di pemandian Mata Ie aja sempat klepek klepek :D. Pernah saya diberitahu kalau sebenarnya manusia itu adalah yang paling lemah dibanding species lainnya dimana hewan hewan sudah diciptakan dengan pelindung (bulu, kulit yang lebih tebal atau duri) untuk melindungi tubuhnya. Kelebihan manusia adalah adanya akal yang bisa meng...

Ayah sang pengantin

Siapa yang masih mengingat aktor lawas Holywood, Steve Martin yang pernah bermain dalam film The Pink Panther sebagai detektif konyol nan lucu Inspektur Jacques Cousteau. Tapi kali ini saya ingin menceritakan salah satu film favorit saya yang dibintangi Steve yaitu Father of the Bride. Pertama kalinya saya melihat film itu dimalam lebaran ketika saya masih belasan tahun, hehehe. Dengan list tugas yang menumpuk (ritual tahunan sebelum menyambut lebaran Idul Fitri) dan rasa kantuk yang tidak tertahan rasanya, film Steve Martin menjadi penyelamat dan penyemangat saya untuk bekerja :D. Dalam film ini Steve berperan menjadi seorang ayah (George Banks) yang menyayangi keluarga terutama putri sulungnya. Sekian tahun kuliah di luar negeri kemudian pulang ke rumah dan membawa kejutan bagi ayahnya yang merubah kelakuan ayahnya menjadi menjengkelkan. Saya ingat ketika Kimberly Williams yang berperan menjadi Annie Banks, anak perempuan yang paling disayangi ayahnya memberi kabar bahwa ia akan me...