Buat para penggemar thriller juga drama, The Godfather Trilogy menjadi wajib untuk ditonton walaupun bagian ketiga nya tidak seberapa menarik seperti bagian pertama dan kedua, tapi tetap saja menurut saya ini film yang sangat direkomendasikan dan termasuk salah satu film terbaik sepanjang masa.
Hal yang terus menerus saya pikirkan setelah menonton film ini adalah, apakah mungkin manusia bisa membahagiakan keluarganya namun dengan mengorbankan kebahagian orang lain. Maksud kalimat ini bagaimana?
Berdasarkan film, keluarga Corleone adalah keluarga mafia di pulau Sisilia yang memiliki bisnis perjudian (kasino), pelacuran dan peminjaman uang. Disini di gambarkan ikatan keluarga adalah yang terpenting sehingga keutuhan dan kebahagiaan keluarga adalah segalanya sehingga apapun akan dilakukan termasuk mengancam, memeras atau membunuh orang yang menyakiti keluarga atau pun bisnis para Don ini.
Ironisnya, di bagian ketiga dimana Don Corleone yang diperankan Al Pacino malah mati sendiri tanpa istri maupun anak laki lakinya. Apa yang ia perjuangkan malah tidak memberikan hasil yang menggembirakan, padahal ia berjanji akan membuat keluarganya bahagia dan hidup dalam kecukupan. Di adegan tersebut, saya mulai memikirkan mengenai kemungkinan manusia melakukan hal hal yang menyalahi norma, baik hukum maupun agama demi membahagiakan keluarga nya namun pada saat yang sama, mengorbankan atau menyakiti orang/keluarga lain namun berakhir dengan tragedi.
Pertanyaannya, apakah mungkin bisa berhasil selamanya? Dalam jangka waktu tertentu iya tapi dalam pemikiran saya bagaimana akhirnya? Apakah bahagia, setengah bahagia atau malah lebih menderita. Atau barangkali disebut karma, atau bahasa lainnya siapa yang menabur dia yang menuai.
Saya percaya bahwa kehidupan antar manusia ini, entah seperti apa terhubung satu sama lainnya. Apa yang kita lakukan akan kembali, baik atau jahat dengan level yang sama atau lebih tinggi. Menyadarkan bahwa perlu berhati hati dalam bertindak maupun berucap walaupun dalam kondisi emosi, dibawah tekanan atau ancaman, sifat terburuk manusia akan muncul ke permukaan.
Yaa, cuma sekedar pemikiran yang perlu dituangkan dalam sebuah blog..
Hof, 11 Oktober 2015
Hal yang terus menerus saya pikirkan setelah menonton film ini adalah, apakah mungkin manusia bisa membahagiakan keluarganya namun dengan mengorbankan kebahagian orang lain. Maksud kalimat ini bagaimana?
Berdasarkan film, keluarga Corleone adalah keluarga mafia di pulau Sisilia yang memiliki bisnis perjudian (kasino), pelacuran dan peminjaman uang. Disini di gambarkan ikatan keluarga adalah yang terpenting sehingga keutuhan dan kebahagiaan keluarga adalah segalanya sehingga apapun akan dilakukan termasuk mengancam, memeras atau membunuh orang yang menyakiti keluarga atau pun bisnis para Don ini.
Ironisnya, di bagian ketiga dimana Don Corleone yang diperankan Al Pacino malah mati sendiri tanpa istri maupun anak laki lakinya. Apa yang ia perjuangkan malah tidak memberikan hasil yang menggembirakan, padahal ia berjanji akan membuat keluarganya bahagia dan hidup dalam kecukupan. Di adegan tersebut, saya mulai memikirkan mengenai kemungkinan manusia melakukan hal hal yang menyalahi norma, baik hukum maupun agama demi membahagiakan keluarga nya namun pada saat yang sama, mengorbankan atau menyakiti orang/keluarga lain namun berakhir dengan tragedi.
Pertanyaannya, apakah mungkin bisa berhasil selamanya? Dalam jangka waktu tertentu iya tapi dalam pemikiran saya bagaimana akhirnya? Apakah bahagia, setengah bahagia atau malah lebih menderita. Atau barangkali disebut karma, atau bahasa lainnya siapa yang menabur dia yang menuai.
Saya percaya bahwa kehidupan antar manusia ini, entah seperti apa terhubung satu sama lainnya. Apa yang kita lakukan akan kembali, baik atau jahat dengan level yang sama atau lebih tinggi. Menyadarkan bahwa perlu berhati hati dalam bertindak maupun berucap walaupun dalam kondisi emosi, dibawah tekanan atau ancaman, sifat terburuk manusia akan muncul ke permukaan.
Yaa, cuma sekedar pemikiran yang perlu dituangkan dalam sebuah blog..
Hof, 11 Oktober 2015
Comments
Post a Comment