Saya menyukai kereta api sejak mengikuti sebuah pelatihan selama 6 bulan di Jakarta. Waktu itu saya menyempatkan diri mengunjungi salah seorang kerabat di Bogor d engan menggunakan commuter line dengan jarak tempuh 2 jam. Pengalaman yang seru (terutama ketika CL lagi kosong). Awalnya saya ditemani oleh abang saya tapi lama kelamaan saya memberanikan diri ke Buittenzorg atau mengelilingi seputaran Jakarta (paling banter ke mangga dua, hehehe) dan ternyata dengan CL, perjalanan jadi lebih praktis dan cepat. Memang saya belum pernah naik kereta dengan jurusan yang lebih jauh seperti Jakarta Jogja/Surabaya, menikmati pemandangan sawah sawah yang hijau yang menyegarkan mata. Wah, membayangkan saja rasanya indah dan bakal memperoleh banyak inspirasi untuk menulis. Saat itu saya belum mengenal sosok yang merubah kereta api Indonesia menjadi perusahaan profesional (dibuktikan dengan banyaknya penghargaan2 yang diterima semasa beliau menjabat menjadi D irut) dan semoga kelak menjadi ...
Life is temporary and I just need to find my way back home