Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2014

Minyak Kemenyan

Apakah anda mengenal minyak kemenyan dan mengasosiasikannya dengan dukun :D? Hehehe, tidak sepenuhnya salah siy tapi minyak kemenyan ini dipercayai berkaitan erat dengan dunia perdukunan. Namun jangan salah, minyak kemenyan ini juga berfungsi menurunkan panas, menguatkan akar rambut dan membuatnya hitam lebat dan untuk saya sangat efektif mengurangi alergi saya terhadap debu dan cuaca dingin. Sebenarnya saya sudah yakin alergi saya tidak akan sembuh dan akan ada masa masanya saya harus bersin lebih dari lima kali, susah bernafas dan ingus yang seakan meluncur seperti bola salju,cepat dan tiada henti, hehehe. Namun setelah penggunaan beberpa kali, alergi nya berkurang drastis. Memang minyak kemenyan ini top markotop dan sayang rasanya warisan endatu ini tidak dikemas dengan menarik, dipasarkan secara nasional maupun global. Alasannya saya bete juga melihat produk produk luar terutama obat obatan sangat dipercaya oleh konsumen lokal dan mau membeli nya dengan harga selangit. Padah...

Akhirnya Siaran!

Rasanya begitu bahagia setelah sekian lama tidak melihat mixer :)). Perasaan bahagia dan terharu setelah hampir lima tahun meninggalkan dunia siaran kemudian diminta jadi narasumber sebuah acara, rasanya seperti nostalgia indah. Kebahagiaan juga bertambah ketika respon pendengar melalui pesan singkat juga lumayan bagus.  Saya kok jadi berharap bisa siaran lagi, tidak di Indonesia tapi mungkin di luar Indonesia. Wah, semoga saja segera terkabul. Aamiin :)

BBM Naik!

Dalam seminggu ke depan sepertinya bbm naik akan jadi topik yang paling sering dibicarakan, mulai dari media seperti televisi ataupun media sosial seperti Facebook, Twitter, Path ataupun lainnya. Komentar nya juga sangat beragam. Yang menyetujui kebijakan pemerintah akan menjelaskan alasan kenapa BBM harus naik, bahwa pemerintah menyediakan kompensasi bagi rakyat miskin dan yang kontra juga juga tidak mau kalah mengeluarkan argumen, menyatakan kebijakan ini tidak populis, pro rakyat. Saya? Saya di posisi rakyat yang engga mengerti kenapa harga minyak mentah dunia turun kok BBM naik, yang kecewa dengan efek dari naiknya harga BBM ini. Dampak yang hampir dirasakan semua rakyat yang setiap hari harus makan nasi, berangkat kerja menggunakan angkot, motor atau transportasi yang harganya pasti akan menyesuaikan, dengan kata lain naik! Sejujurnya saya sudah bosan dengan pertengkaran di media massa terutama televisi, seketika semua orang menjadi yang paling tau mengenai BBM ini. Kenapa ...

Mari Makan...?

Ada beberapa neh jenis makanan yang seru, mungkin pernah ngalamin : Makan Gaji Buta : ambil sejumput kemalasan, secangkir bolos kerja, kocok sampai pulang cepat, jangan ambil kerjaannya dan tidak perlu dipertanggungjawabkan. Makan Waktu : jagung rebus yang dimakan butir demi butir pakai      tangan. Makan Teman : dua sendok iri hati, di tua ng dalam wajan pengkhianatan, ditumis dengan perebutan kepentingan yang sudah di buang lapisan kepercayaannya.   Makan Ati : kegeraman yang sudah dipenuhi rasa kesal, ditumbuk sambil membatin, di ambil sarinya dan di aduk dalam kegemasan memuncak.   Makan Rezeki Orang : jenis makanan yang merupakan kegemaran para calo tenaga kerja.   Makan Uang Suap : seraut muka yang tebal di rendam dalam perasan kerakusan, di hidangkan panas panas dengan ditaburi komisi parut, kadangkala dinikmati bersamaan dengan birokrasi yang kental. Makan Uang Haram : hampir sama bahannya dengan makan uang suap, ta...

Antara Sinetron Indonesia dan Film Korea

Mencoba jujur, sebenarnya sebagai penikmat film aku merasa kecewa dan bahkan hampir mendekati enek melihat tontonan di Indonesia khususnya sinetron. Belum lagi jadwal yang full senin sampai jum'at dan di putar di prime time. Sinetron indonesia hampir rata2 punya ide cerita yang sama, ending yang mudah ditebak, karakter pemain yang kurang atau bahka n tidak kuat dan mempesona. Pengalaman tadi malam, rencana mau menikmati film Four Brothers,  harus nunggu sampai jam setengah sebelas gara2 Putri yang tertukar, lanjut dengan Kemilau Cinta Kamila 2 *pukul2 kepala ndiri*...Dan, karena tidak tahan, mending baca buku or ambil laptop dan mulai berselancar sampai ketiduran. Mengapa dunia hiburan indonesia seperti kehilangan ide untuk menggali ide2 cerita yang lebih menarik dan memberikan suatu makna kepada penontonnya. Bukankah mereka memiliki sedikit tanggung jawab. Tidak mengertikah mereka berapa besar peran televisi untuk mempengaruhi sesuatu atau seseorang. Kalau meli...