Skip to main content

Risalah Hati

Ini tulisan yang dibuat tanpa direncanakan terlebih dahulu, impromtu kalau bahasa canggihnya
Judulnya juga nyomot dari lagunya Dewa 19 yang sedang di dengarkan ketika sedang membuat tugas dan karena bosan larilah ke blog. Beuh!

Kalau diperhatikan lirik pertamanya yang mengatakan "Hidup ku tanpa cintamu bagai malam tanpa bintang..Dan pertanyaannya apakah manusia bisa hidup tanpa cinta? Saya kira tidak, bila Tuhan yang saya percayai memiliki kekasih, bagaimana mungkin manusia hidup tanpa kekasih hati?
Pertanyaan lanjutan, siapakah kekasih hati itu? Apakah dia yang setiap hari mengirimkan pesan singkat hanya bertanya "apakah engkau sudah makan"...Hahahahaha, ini siy pertanyaan mamak saya setiap harinya. Ataukah yang memimpikanmu, merayumu dan membahagiakan mu setiap saat?

Well, saya tidak tahu namun alangkah bahagianya bila kekasih hati itu adalah yang selalu memperhatikan dan melindungi kita. Selalu memberikan yang terbaik di dalam hidup kita. Yang mencintai kita tanpa syarat dan memaafkan ketika kita melakukan kesalahan. Dan membalas cinta dari kekasih hati seperti ini adalah kebahagiaan sejati.

Jujur berbicara mengenai cinta, ada satu ungkapan yang saya suka yaitu " Apapun yang kau dengar dan katakan (tentang Cinta), itu semua hanyalah kulit. Sebab, inti dari Cinta adalah sebuah rahasia yang tak terungkapkan "

Kalimat di atas adalah ungkapan kaum sufi yang sangat mewakili definisi cinta (menurut saya) karena dalam kehidupan nyata pun saya menemukan pasangan yang sangat tidak cocok dari sisi fisik, materi, level pendidikan maupun lainnya namun ketika ditanya mengapa kamu jatuh cinta jawabannya tidak tahu, karena saya mencintainya...Itu saja.

Ah, seandainya juga bisa aku tanamkan sedikit cinta dalam hatiku ini, tidak melulu berfikir bagaimana membuat dunia ini lebih baik. Beuh lagi dan eh malam...Hahahaha!

Hof, 15 Oktober 2015

Comments

Popular posts from this blog

Orang orang yang saya temui

Beberapa bulan tinggal di belahan dunia yang lain, memungkinkan saya bertemu dengan orang orang baru yang sebelumnya tidak saya kenal. Ada beberapa yang menarik contohnya ketika saya jalan jalan ke pusat kotanya Bratislava (saya cinta kota ini, orang orang yang saya temui ramah), saya ditegur oleh seorang biarawati dengan sangat ramah dan bertanya saya dari mana. Setelah mengetahui saya dari Indonesia, beliau pun mengatakan mereka memiliki biarawati (sisters) di Indonesia tepatnya di sekitaran Papua dan NTT. Saya katakan saya berasal dari Aceh dan anda harus mengunjungi Indonesia. “Sangat indah” puji saya. Kemudian beliau dan teman temannya memberi informasi lokasi apa saja yang bisa dikunjungi karena ini kota kecil jadi tempat yang menarik pun bisa dijangkau dengan berjalan kaki.   Di lain waktu, saya disapa “Hallo” oleh seorang anak laki laki yang saya takar umurnya 16 tahunan. Sapaan itu begitu keras hingga membuat saya terkejut sekaligus tersenyum. Di kota saya sendi...

BEBEK BEBEK PERKASA

Begini bahagianya kalau rumah kos dekat sungai, pulang dari kampus atau habis belanja kaki ini disempat sempatkan untuk melihat air sungai yang cukup bersih bersama dengan burung burung yang terkadang senang berjalan jalan disisian sungai atau bebek bebek perkasa yang dengan antengnya berjalan jalan di atas sungai sambil mengibas ngibaskan bulunya. Beuh! Liatnya bikin gondok teman! Kalau dibilang tersungging sama bebek siy engga ya, cuma daya tahan bulunya itu loh dengan air yang udah pasti super duper dingin eh terus malah enak enakan berendam. Situ nyinggung harga diri saya sebagai makhluk yang ga begitu tahan dengan udara atau cuaca dingin. Wong pernah mandi di pemandian Mata Ie aja sempat klepek klepek :D. Pernah saya diberitahu kalau sebenarnya manusia itu adalah yang paling lemah dibanding species lainnya dimana hewan hewan sudah diciptakan dengan pelindung (bulu, kulit yang lebih tebal atau duri) untuk melindungi tubuhnya. Kelebihan manusia adalah adanya akal yang bisa meng...

Ayah sang pengantin

Siapa yang masih mengingat aktor lawas Holywood, Steve Martin yang pernah bermain dalam film The Pink Panther sebagai detektif konyol nan lucu Inspektur Jacques Cousteau. Tapi kali ini saya ingin menceritakan salah satu film favorit saya yang dibintangi Steve yaitu Father of the Bride. Pertama kalinya saya melihat film itu dimalam lebaran ketika saya masih belasan tahun, hehehe. Dengan list tugas yang menumpuk (ritual tahunan sebelum menyambut lebaran Idul Fitri) dan rasa kantuk yang tidak tertahan rasanya, film Steve Martin menjadi penyelamat dan penyemangat saya untuk bekerja :D. Dalam film ini Steve berperan menjadi seorang ayah (George Banks) yang menyayangi keluarga terutama putri sulungnya. Sekian tahun kuliah di luar negeri kemudian pulang ke rumah dan membawa kejutan bagi ayahnya yang merubah kelakuan ayahnya menjadi menjengkelkan. Saya ingat ketika Kimberly Williams yang berperan menjadi Annie Banks, anak perempuan yang paling disayangi ayahnya memberi kabar bahwa ia akan me...