Skip to main content

Alone Again (Naturally)

Musim gugur akan segera berlalu dan musim dingin akan segera menghampiri kota kecil di Bavaria ini dan menjadikan hati saya juga membeku perlahan lahan dan mencair pada musim panas tahun depan, hehehe.
Namun sebelum berlalu, saya selalu menyempatkan diri berjalan jalan melewati pepohonan yang daunnya mulai berguguran di sepanjang jalan, menyibukkan para petugas kebersihan juga di beberapa tempat seperti terbentuk lautan daun daun kering. Indah! Juga dengan perubahan pohon yang daun daun yang awal mulanya hijau di musim semi menjadi kuning, oranye dan bahkan kemerahan. Luar biasa dan sungguh ALLAH Maha Besar dan petunjuk bagi orang orang yang berpikir.

Lalu, apa hubungannya dengan judul di atas? Itu adalah judul lagu sebuah film alias original soundtrack dari Love, Rosie, komedi romantis yang diperankan oleh Lily Collins dan Sam Claftlin. Cerita ini adalah adaptasi dari novel nya Cecilia Ahern dengan judul yang sama dan jujur saya suka film ini. Aksen British yang kental dan terdengar lucu sekaligus seksi membuat film ini menarik, ditambah saya belum pernah membaca novelnya sama sekali jadi saya sedikit kecewa ketika aktor utamanya....(hehehe, jangan lupa ditonton ya :)). Maklum, sudah kepikiran endingnya akan berakhir bahagia siy.

 

Oia, kelupaan...Lagu "Alone Again (Naturally)" ini menjadi latar ketika Rosie menjadi ibu seorang ibu dan kerepotan menjaga dan mengurus keperluan bayi untuk pertam kalinya. Dan saya pun mencari siapa penyanyinya yaitu Gilbert O' Sullivan namun saya lebih menyukai versi dari The Ray Conniff Singers, lebih menyentuh dan lembut. Dan saya pun senang melewati pohon pohon atau sungai dekat rumah sambil mendengarkan lagu ini, entah kenapa irama nya sangat pas dengan suasana musim gugur dan saya pun kelihatan lebih keren dengan jaket bulu bulu, tangan yang dimasukkan ke saku kemudian berjalan dengan wajah lurus, bahu tegak yang mengartikan "Hey world, welcome to my world :)"

Hof, 11 November 2015


Comments

Popular posts from this blog

Orang orang yang saya temui

Beberapa bulan tinggal di belahan dunia yang lain, memungkinkan saya bertemu dengan orang orang baru yang sebelumnya tidak saya kenal. Ada beberapa yang menarik contohnya ketika saya jalan jalan ke pusat kotanya Bratislava (saya cinta kota ini, orang orang yang saya temui ramah), saya ditegur oleh seorang biarawati dengan sangat ramah dan bertanya saya dari mana. Setelah mengetahui saya dari Indonesia, beliau pun mengatakan mereka memiliki biarawati (sisters) di Indonesia tepatnya di sekitaran Papua dan NTT. Saya katakan saya berasal dari Aceh dan anda harus mengunjungi Indonesia. “Sangat indah” puji saya. Kemudian beliau dan teman temannya memberi informasi lokasi apa saja yang bisa dikunjungi karena ini kota kecil jadi tempat yang menarik pun bisa dijangkau dengan berjalan kaki.   Di lain waktu, saya disapa “Hallo” oleh seorang anak laki laki yang saya takar umurnya 16 tahunan. Sapaan itu begitu keras hingga membuat saya terkejut sekaligus tersenyum. Di kota saya sendi...

BEBEK BEBEK PERKASA

Begini bahagianya kalau rumah kos dekat sungai, pulang dari kampus atau habis belanja kaki ini disempat sempatkan untuk melihat air sungai yang cukup bersih bersama dengan burung burung yang terkadang senang berjalan jalan disisian sungai atau bebek bebek perkasa yang dengan antengnya berjalan jalan di atas sungai sambil mengibas ngibaskan bulunya. Beuh! Liatnya bikin gondok teman! Kalau dibilang tersungging sama bebek siy engga ya, cuma daya tahan bulunya itu loh dengan air yang udah pasti super duper dingin eh terus malah enak enakan berendam. Situ nyinggung harga diri saya sebagai makhluk yang ga begitu tahan dengan udara atau cuaca dingin. Wong pernah mandi di pemandian Mata Ie aja sempat klepek klepek :D. Pernah saya diberitahu kalau sebenarnya manusia itu adalah yang paling lemah dibanding species lainnya dimana hewan hewan sudah diciptakan dengan pelindung (bulu, kulit yang lebih tebal atau duri) untuk melindungi tubuhnya. Kelebihan manusia adalah adanya akal yang bisa meng...

Ayah sang pengantin

Siapa yang masih mengingat aktor lawas Holywood, Steve Martin yang pernah bermain dalam film The Pink Panther sebagai detektif konyol nan lucu Inspektur Jacques Cousteau. Tapi kali ini saya ingin menceritakan salah satu film favorit saya yang dibintangi Steve yaitu Father of the Bride. Pertama kalinya saya melihat film itu dimalam lebaran ketika saya masih belasan tahun, hehehe. Dengan list tugas yang menumpuk (ritual tahunan sebelum menyambut lebaran Idul Fitri) dan rasa kantuk yang tidak tertahan rasanya, film Steve Martin menjadi penyelamat dan penyemangat saya untuk bekerja :D. Dalam film ini Steve berperan menjadi seorang ayah (George Banks) yang menyayangi keluarga terutama putri sulungnya. Sekian tahun kuliah di luar negeri kemudian pulang ke rumah dan membawa kejutan bagi ayahnya yang merubah kelakuan ayahnya menjadi menjengkelkan. Saya ingat ketika Kimberly Williams yang berperan menjadi Annie Banks, anak perempuan yang paling disayangi ayahnya memberi kabar bahwa ia akan me...