Anda penyuka musik musik lawas? Merasa nyaman dan bernostalgia dengan memori lama anda ketika mendengar ABBA, Andy Williams, Barry Manilow, Boney M atau Demis Roussos? Berarti anda satu aliran dengan saya. Hehehe..
Saya memang sangat mencintai musik oldies. Barangkali ditularkan oleh pengalaman kerja saya sebagai penyiar radio yang membawakan program musik oldies. Rasanya tangan ini seperti tahu saja mengkombinasikan lagu oldies yang memiliki melodi yang sama kemudian juga memutarkan lagu apa yang sesuai dengan mood ku hari itu atau juga berdasarkan cuaca. Bila hujan, favoritku pasti Neil Sedaka "Laughter In The Rain" dan The Cascades "Rhythm Of The Rain". Belum lagi kalau suasana hati saya sedang galau (What?!!), langsung putarin lagu lagu yang memiliki irama atau melodi yang semangat seperti "Knock Three Times By Tony Orlando", atau "Stupid Cupid" By Connie Francis. Seandainya pada saat menyiar saya sedang bahagia, hehehe...langsung saya putar "Beautiful Sunday" By Daniel Boone atau "Someday Somewhere" nya Demis Roussos.
Apa nikmatnya menjadi penggemar musik oldies? Bisa jadi jawabannya sangat subjektif. Menurut opini pribadi saya yang sangat bisa dibantah, irama musik oldies sangat nyaman di telinga saya. Bukannya saya tidak suka genre rock hanya lebih selektif untuk memilih nya dibandingkan oldies. Padahal masa masa sekolah menengah pertama dulu aku penggemar nya Jamrud loh :D.
Kemudian, lagu lagu oldies ini tahan lama alias long lasting. Oldies dalam versi ku adalah lagu lagu yang populer di tahun 1940 an sampai akhir 1970 an ini masih asik didengarkan dan ada sebagian liriknya yang sangat bermakna. Intinya, ketika membuat syair sebuah lagu ga asal asalan. Kalau indonesia seperti Chrisye (Alm), Franky Sahilatua (Alm), dan lain lain. Untuk yang kategori lebih muda, aku suka Kahitna ;).
Dan, sebagai penutup mengapa aku menyukai lagu lagu oldies karena ayahku ternyata penggemar lagu lagu lawas. Bahkan dari keluarga ayah punya koleksi lengkap Boney M dan selalu diputar kalau pagi pagi. Wah, muantap tenan, hehehe. Kalau untuk penyanyi oldies biasannya aku suka Demis Roussous en wajib kalau siaran harus mutarin salah satu koleksinya dan eh, ternyata ibuku bilang ayahku juga penggemar oldies. Jadi secara tidak langsung aku sudah membuktikan bahwa pepatah "Buah tidak jauh dari pohonnya" memang akurat. Hehehe..
Buat penggemar oldies, saya persembahkan untuk siang yang sangat panas ini lagu nya Engelbert Humperdink "Ten Guitars". Enjoy it fellows :)
Saya memang sangat mencintai musik oldies. Barangkali ditularkan oleh pengalaman kerja saya sebagai penyiar radio yang membawakan program musik oldies. Rasanya tangan ini seperti tahu saja mengkombinasikan lagu oldies yang memiliki melodi yang sama kemudian juga memutarkan lagu apa yang sesuai dengan mood ku hari itu atau juga berdasarkan cuaca. Bila hujan, favoritku pasti Neil Sedaka "Laughter In The Rain" dan The Cascades "Rhythm Of The Rain". Belum lagi kalau suasana hati saya sedang galau (What?!!), langsung putarin lagu lagu yang memiliki irama atau melodi yang semangat seperti "Knock Three Times By Tony Orlando", atau "Stupid Cupid" By Connie Francis. Seandainya pada saat menyiar saya sedang bahagia, hehehe...langsung saya putar "Beautiful Sunday" By Daniel Boone atau "Someday Somewhere" nya Demis Roussos.
Apa nikmatnya menjadi penggemar musik oldies? Bisa jadi jawabannya sangat subjektif. Menurut opini pribadi saya yang sangat bisa dibantah, irama musik oldies sangat nyaman di telinga saya. Bukannya saya tidak suka genre rock hanya lebih selektif untuk memilih nya dibandingkan oldies. Padahal masa masa sekolah menengah pertama dulu aku penggemar nya Jamrud loh :D.
Kemudian, lagu lagu oldies ini tahan lama alias long lasting. Oldies dalam versi ku adalah lagu lagu yang populer di tahun 1940 an sampai akhir 1970 an ini masih asik didengarkan dan ada sebagian liriknya yang sangat bermakna. Intinya, ketika membuat syair sebuah lagu ga asal asalan. Kalau indonesia seperti Chrisye (Alm), Franky Sahilatua (Alm), dan lain lain. Untuk yang kategori lebih muda, aku suka Kahitna ;).
Dan, sebagai penutup mengapa aku menyukai lagu lagu oldies karena ayahku ternyata penggemar lagu lagu lawas. Bahkan dari keluarga ayah punya koleksi lengkap Boney M dan selalu diputar kalau pagi pagi. Wah, muantap tenan, hehehe. Kalau untuk penyanyi oldies biasannya aku suka Demis Roussous en wajib kalau siaran harus mutarin salah satu koleksinya dan eh, ternyata ibuku bilang ayahku juga penggemar oldies. Jadi secara tidak langsung aku sudah membuktikan bahwa pepatah "Buah tidak jauh dari pohonnya" memang akurat. Hehehe..
Buat penggemar oldies, saya persembahkan untuk siang yang sangat panas ini lagu nya Engelbert Humperdink "Ten Guitars". Enjoy it fellows :)

Comments
Post a Comment