Skip to main content

Kegagalan itu...

Berapa dari anda yang pernah merasakan namanya kegagalan? Belum pernah sekalipun atau malah sudah sering? Lalu ketika apa reaksi anda ketika kegagalan itu menghantam anda seperti topan badai di tengah malam yang membuat anda menggigil dan merasakan dingin yang menusuk tulang, menghancurkan raga dan sukma dalam sekejap kemudian mengguncang pikiran sehingga pusing yang tiada berkesudahan (oke2, ne agak terlalu lebay penjabarannya) tapi inilah yang dialami orang orang yang merasakan kegagalan, terlebih untuk yang pertama kalinya.

Bila dilihat lihat kebelakang, ane jarang merasakan yang namanya kegagalan namun seiring berjalannya usia dan bertambahnya pengalaman, satu kata ini kok jadi sering menyapa ya di dalam kehidupan. Saya jadi ingat kata salah satu motivator terkenal Indonesia, pada tau kan yang sering mengucapkan kata kata super itu, habiskan kegagalan kegagalan anda hingga akhirnya yang tersisa hanya kesuksesan saja.



Sebenarnya saya sering bertanya apa definisi kegagalan itu. Well, banyak orang mendefinisikannya berbeda beda. Ada yang bilang ketika buka usaha untuk pertama kali dan ternyata laba nya tidak sesuai yang diharapkan kemudian gulung tikar, atau berkali kali melamar pekerjaan tapi sampai sekarang belum menjadi pegawai di perusahaan bonafid, atau barangkali juga berusaha untuk melanjutkan kuliah di luar negeri  dengan melamar beasiswa tapi sampai sekarang belum juga lulus dan masih berjuang. Apapun namanya, ane pikir ketika harapan tidak sesuai dengan yang diinginkan
ditambah dengan cibiran dari orang orang, saat itulah kegagalan didefinisikan. Padahal kegagalan adalah salah satu rahasia sukses untuk belajar lebih baik dari sebelumnya, menemukan cara baru dan inovatif dalam melakukan sesuatu atau berfikir dengan sudut pandang yang berbeda.

Bagi ane, kegagalan sendiri adalah berhenti di tengah jalan ketika belum mencapai garis finish. Berhenti karena dicaci maki orang, berhenti karena tidak mau berusaha lebih keras dan prihatin, berhenti karena menyerah terlalu cepat.

Hof, 22 Juli 2015

Comments

Popular posts from this blog

Orang orang yang saya temui

Beberapa bulan tinggal di belahan dunia yang lain, memungkinkan saya bertemu dengan orang orang baru yang sebelumnya tidak saya kenal. Ada beberapa yang menarik contohnya ketika saya jalan jalan ke pusat kotanya Bratislava (saya cinta kota ini, orang orang yang saya temui ramah), saya ditegur oleh seorang biarawati dengan sangat ramah dan bertanya saya dari mana. Setelah mengetahui saya dari Indonesia, beliau pun mengatakan mereka memiliki biarawati (sisters) di Indonesia tepatnya di sekitaran Papua dan NTT. Saya katakan saya berasal dari Aceh dan anda harus mengunjungi Indonesia. “Sangat indah” puji saya. Kemudian beliau dan teman temannya memberi informasi lokasi apa saja yang bisa dikunjungi karena ini kota kecil jadi tempat yang menarik pun bisa dijangkau dengan berjalan kaki.   Di lain waktu, saya disapa “Hallo” oleh seorang anak laki laki yang saya takar umurnya 16 tahunan. Sapaan itu begitu keras hingga membuat saya terkejut sekaligus tersenyum. Di kota saya sendi...

BEBEK BEBEK PERKASA

Begini bahagianya kalau rumah kos dekat sungai, pulang dari kampus atau habis belanja kaki ini disempat sempatkan untuk melihat air sungai yang cukup bersih bersama dengan burung burung yang terkadang senang berjalan jalan disisian sungai atau bebek bebek perkasa yang dengan antengnya berjalan jalan di atas sungai sambil mengibas ngibaskan bulunya. Beuh! Liatnya bikin gondok teman! Kalau dibilang tersungging sama bebek siy engga ya, cuma daya tahan bulunya itu loh dengan air yang udah pasti super duper dingin eh terus malah enak enakan berendam. Situ nyinggung harga diri saya sebagai makhluk yang ga begitu tahan dengan udara atau cuaca dingin. Wong pernah mandi di pemandian Mata Ie aja sempat klepek klepek :D. Pernah saya diberitahu kalau sebenarnya manusia itu adalah yang paling lemah dibanding species lainnya dimana hewan hewan sudah diciptakan dengan pelindung (bulu, kulit yang lebih tebal atau duri) untuk melindungi tubuhnya. Kelebihan manusia adalah adanya akal yang bisa meng...

Ayah sang pengantin

Siapa yang masih mengingat aktor lawas Holywood, Steve Martin yang pernah bermain dalam film The Pink Panther sebagai detektif konyol nan lucu Inspektur Jacques Cousteau. Tapi kali ini saya ingin menceritakan salah satu film favorit saya yang dibintangi Steve yaitu Father of the Bride. Pertama kalinya saya melihat film itu dimalam lebaran ketika saya masih belasan tahun, hehehe. Dengan list tugas yang menumpuk (ritual tahunan sebelum menyambut lebaran Idul Fitri) dan rasa kantuk yang tidak tertahan rasanya, film Steve Martin menjadi penyelamat dan penyemangat saya untuk bekerja :D. Dalam film ini Steve berperan menjadi seorang ayah (George Banks) yang menyayangi keluarga terutama putri sulungnya. Sekian tahun kuliah di luar negeri kemudian pulang ke rumah dan membawa kejutan bagi ayahnya yang merubah kelakuan ayahnya menjadi menjengkelkan. Saya ingat ketika Kimberly Williams yang berperan menjadi Annie Banks, anak perempuan yang paling disayangi ayahnya memberi kabar bahwa ia akan me...