WORLD HEALTH MENTAL DAY adalah peringatan hari kesehatan mental dunia yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober setiap tahunnya. Mengapa ada peringatan kesehatan mental setiap tahunnya?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi mereka sendiri yang artinya mereka dapat mengatasi tekanan kehidupan yang normal, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat dan mampu memberikan kontribusi kepada komunitas mereka.
Bagaimana kalau mental seseorang tidak sehat? Maka akan timbul gangguan mental atau penyakit mental. Ketika ini terjadi maka orang tersebut mampu menyakiti diri sendiri bahkan juga orang lain. Jenis jenis gangguan mental yang umum ditemukan antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD) dan psikosis. Ada beberapa penyakit mental yang hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu misalnya postpartum depression yang hanya menyerang ibu setelah melahirkan.
Ada beberapa penyebab umum dari gangguan mental, antara lain : cedera kepala, faktor genetik atau keturunan dimana ada riwayat pengidap gangguan mental dalam keluarga, kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan lainnya, kekerassan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa kanak kanak. Memiliki kelainan senyawa kimia otak atau gangguan pada otak, mengalami diskriminasi dan stigma, mengalami kehilangan dan kematian yang sangat dekat, mengalami kerugian sosial seperti kemiskinan atau utang dan banyak lagi sebab sebab lainnya.
Mengapa penting untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan mental? Tentu saja agar mudah untuk disembuhkan dengan penanganan yang tepat sasaran. Karena menjaga kesehatan mental lebih sulit dibandingkan dengan menjaga kesehatan fisik. Namun kesehatan keduanya perlu dijaga secara seimbang dan baik.
Apa yang harus dijaga terlebih dahulu? Tentu saja keduanya secara seiring dan sejalan karena keduanya adalah hal yang berharga bagi diri seseorang. Kesehatan fisik mencakup tubuh dan anggota tubuh yang lainnya dan cara menjaganya juga sangat mudah dan gampang. Kesehatan tubuh fisik mulai dijaga dengan cara mandi 2 kali sehari, kemudian menjaga asupan makanan jangan terlalu sedikit dan juga banyak karena tubuh memerlukan gizi yang seimbang mulai dari protein, vitamin, mineral, karbohidrat dan juga lemak. Selain itu melakukan olahraga ringan, sedang maupun berat juga sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh fisik agar tetap semangat dan juga kuat walaupun usia sudah tidak lagi muda. Hal hal ini bila dilakukan secara rutin akan membuat kesehatan fisik seseorang tetap prima dan juga bugar sehingga mampu melakukan aktivitas aktivitas seperti biasanya tanpa perlu merepotkan orang lain.
Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan mental? Kesehatan mental ini sedikit lebih sulit dijaga dibandingkan kesehatan fisik karena kesehatan ini dimulai dari pikiran. Menjaga pikiran sangat penting karena otak bekerja 24 jam seperti mesin kecuali saat seseorang mengalami apa yang namanya jatuh cinta atau saat sedang mrngikuti ujian. Beberapa teknik menjaga pikiran yang dianjurkan adalah Mindfulness dan ini ada beberapa teknik dan salah satunya misalnya meditasi. Meditasi adalah cara agar seseorang aware dengan pikirannya sendiri dengan hanya mengamati pikiran pikiran yang muncul. Meditasi pun ada level tingkatannya. Untuk pemula, dianjurkan hanya untuk menarik nafas kemudian mengeluarkannya secara 5 menit kemudian dengan berjalannya waktu maka durasinya akan ditambah sehingga terbiasa untuk mengendalikan pikirannya dan tidak terpengaruh dengan pengaruh eksternal.
Ketika dua jenis kesehatan yaitu meliputi kesehatan fisik dan juga mental ini sudah dijaga dengan baik dan juga seimbang, maka saat itulah seseorang mampu menjaga kesehatannya secara paripurna maupun holistik.
Apa pentingnya menjaga kesehatan secara holistik/paripurna ini? Yaitu seseorang semakin sejahtera dan bahagia dan hal ini mempengaruhi kualitas hidupnya secara signifikan. Orang tersebut akan semakin produktif, menghasilkan banyak karya dan juga mampu memberikan efek positif kepada orang lain. Bila salah satunya terganggu, maka dipastikan kualitas kehidupannya juga menurun dan tidak mampu berkontribusi secara maksimal baik untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain.
Karena itu World Mental Health Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Oktober adalah sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan mental di seluruh dunia serta meningkatkan kesadaran masif masyarakat sebagai upaya dalam mendukung kesehatan mental.
Comments
Post a Comment