Apa hal yang paling saya inginkan dalam hidup ini? Jawabannya banyak. Apa mimpi yang belum tercapai? Jawabannya juga banyak. Akan tetapi akibat banyak keinginan dan mimpi mimpi itu membuat saya sering pusing, stress yang berkepanjangan dan jiwa yang tidak tenang. Mengapa? Saya juga lagi mencari jawabannya.
Lalu saya membaca cerita tentang seorang yang miskin yang berdo'a untuk meminta diberikan kekayaan agar mudah beribadah dan Tuhan kabulkan, karena belum puas juga, si miskin yang telah menjadi kaya meminta agar ditambah kekayaannya dan menjadi seorang pemimpin dan akhirnya sampai setingkat raja. Anehnya setelah jadi raja, jiwanya malah lebih tidak tenang kemudian mengadukan nya kepada Tuhan.
Terdengar biasakah dalam kehidupan modern? Selalu meminta namun bukannya kepuasan yang didapat tetapi malah ketidakpuasan juga kebingungan
Saya tidak tahu apakah pengaruh media, orang orang yang terbentuk menjadi budaya suatu masyarakat sehingga kemuliaan seseorang dinilai melalui materi, seberapa banyak harta yang anda punya, seberapa bagus jabatan anda, atau seberapa terkenal/populer nya anda. Walaupun ada ribuan kisah hikmah dan sederhana yang dibagikan viral dan dibaca jutaan orang namun teori selalu lebih mudah dibandingkan praktek terutama dalam kehidupan sehari hari sangat sulit. Walaupun hidup sederhana dan memiliki sedikit itu jauh lebih baik contohnya saja ketika saya traveling akan lebih mudah bila membawa barang barang yang dibutuhkan karena perjalanan lebih ringan dan lebih dapat menikmati alam,misteri besar dari kebesaran Tuhan. Percayalah, saya suka membawa barang barang yang sebenarnya tidak benar benar saya perlukan :D dan ternyata menjadi beban dalam perjalanan.
Belum lagi keinginan untuk berbelanja terutama ada potongan harga yang lumayan besar. Saya perempuan dan menyukai hal hal indah namun tinggal di sini benar benar menggoda iman saya untuk terus berbelanja karena diskon, kualitas dan banyaknya varian barang yang ditawarkan cukup membuat saya tergiur untuk membelinya. Namun lagi lagi, membeli apa yang saya inginkan justru pada akhirnya hanya membuat semak kamar kos kemudian membuat jiwa saya kembali tidak tenang. Padahal saya memakai pakaian yang trendi, boots yang keren, syal, juga topi yang keren! Dimana salahnya? Kemungkinan dari keinginan untuk memiliki namun tidak optimal dalam menikmati apa yang sudah saya miliki.
Dan akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa hidup dengan sedikit atau sama sekali tidak memiliki keinginan adalah pilihan hidup yang jarang dilakukan namun entah kenapa bagi saya justru jalan hidup ini membuat manusia terbebas dari perbudakan materi, keinginan untuk dihormati dan dikagumi yang akhirnya menyadari bahwa yang benar benar penting dalam hidup ini bukan hal hal yang bersifat keduniawiaan atau kebendaan atau memenuhi nafsu secara terus menerus tetapi berusaha menjadi manusia yang berguna bagi seluruh makhluk hidup.
Hidup sederhana, sedikit pengharapan apalagi pujian dan sanjungan, namun terus berusaha berkontribusi positif kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan layaknya seperti salah satu elemen alam, matahari yang terus bersinar sampai akhir dunia nanti.
Hidup sederhana, sedikit pengharapan apalagi pujian dan sanjungan, namun terus berusaha berkontribusi positif kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan layaknya seperti salah satu elemen alam, matahari yang terus bersinar sampai akhir dunia nanti.
Hof, 29 January 2016

good good
ReplyDeleteHahaha...Danke:)
Delete