Jangan bingung dan jangan mencari di google translate karena itu artinya keju dan strawberry. Eh kenapa tiba tiba jadi ngomongin dua makanan ini ya. Begini ceritanya, saya sudah mulai berdamai dengan makanan di Eropa ini, belajar untuk ikhlas dan menikmati pilihan makanan yang tersedia di supermarket.Yah, kadang kadang kalau ingin sesuatu yang memiliki cita rasa kebangsaan atau kedaerahan, wajib untuk meluangkan waktu memasak dengan improvisasi sana sini, hehehe. Hasilnya lumayan membuat lidah ini bergoyang.
Baru baru ini saya mencoba mengkonsumsi roti sebagai sarapan di pagi hari dengan olesan keju disertai dengan selai strawberry. Dulu ketika di kampung saya pernah ditawari makanan jenis ini dan langsung saja saya tolak mentah mentah. Helloww...Pagi di Aceh atau di Indonesia itu wajib nasi ya...Mau nasi goreng, nasi lemak, nasi briyani, nasi gurih (hikshiks kangen), pokoknya nasi.
Namun apa boleh buat karena kadang kadang bangun juga telat dan waktu tidak mencukupi, roti adalah pilihan yang paling mudah dibuat. Oles keju dan strawberry di atas roti dan ternyata hasilnya enak.
Saya membayangkan diri saya seperti Remy, tikus yang bisa masak dalam film Ratatouille, yang mendeskripsikan rasa asin dicampur dengan rasa manis ke dalam mulut itu bagaikan kenikmatan yang mmm...aahhh...Enak bro! Hahaha..
Belum lagi banyak pilihan keju juga varian roti yang bisa dipanggang atau dibakar....Alhammdulillah, cuma ya tolong jangan sampai saya ketagihan...Cukuplah saya sebagai die hard fans nya asam keueng, keumamah, bu leukat, timphan, sie reuboh dan makanan Aceh lainnya, hehehe
Well, pada akhirnya kalau kita ikhlas dan rela menerima apa pun yang diberikan kepada kita, semuanya jadi lebih indah dan enak.
Hof, 22 Oktober 2015

Hehe... Mantab roti nya ya.
ReplyDeleteKalo di indonesia Juga lebih mantab sarapannya pake mendoan plus teh tawar ala-ala orang di jawa tengah sana...
Ahahaha...Jadi kepingin mendoan ne Sra...Enak kalau dicocol dengan sambel terasi or kecap
ReplyDeleteTerima kasih sudah mampir :)